Pentas Kaulinan Barudak & Kesenian Karinding Turut Memeriahkan Pembukaan Seren Taun

Hampir 1 jam lebih penampilan kaulinan barudak itu berlangsung, beberapa lagu dengan gaya tarian yang khas ditunjukan oleh ratusan anak itu dengan penuh penghayatan serta ketulusan, hal ini lah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton di sekitar halaman Paseban malam itu, sampai larut malampun terlihat masih berjubelnya para penonton yang ingin menyaksikan penampilan anak secara kolosal itu.

Tidak hanya penampilan kaulinan barudak yang ditampilkan pada malam acara pembukaan itu, namun sebuah kesenian tradisional dengan alat musik yang khas juga turuh serta dalam memeriahkan acara pemukaan Seren Taun. Nama kesenian itu adalah Karinding, dimana penampilan pertama dibawakan oleh kelompok penggiat seni asal daerah Cireunde, sehingga dinamakan Karinding Cireundeu, penampilan itu cukup menarik perhatian para penonton serta para peliput dari berbagai media, karena yang khas mulai dari alat musiknya dan juga suara music serta lagunya begitu nyaman bagi mereka yang menikmatinya.
Penampilan berikutnya masih sama, yaitu kesenian Karinding, yang membawakannya adalah kelopmok kesenian Mayang sari bandung, ada yang unik sebelum penampilan dimulai, dengan dibakarnya kemenyan di atas panggung serta beberapa doa diucap oleh pemimpin kelompok Karinding Mayang Sari yang berasal dari Bandung itu, setelah sekitar 5-10 menit acara ritual barulah pementasan seni Karinding itu dimulai, hampir 1,5 jam kesenian itu dipentaskan kemudian diakhiri kembali dengan doa-doa sebagai ucap rasa syukur dengan lancarnya pementasan yang mereka tampilkan, walaupun pada saat di tengah-tengah pementasan beberapa kali listrik yang padam juga menjadi warna penampilan mereka.

Sang Admin

Fb : facebook.com/visitkuningan Instagram : @visitkuningan

Tinggalkan Komentar